Di usia mudamu...
Kamu terlalu angkuh untuk sekedar memperhatikan langkahku
Kamu acuhkan detik demi detik yang aku beri
Sangkamu itu salah, kalau kau anggap aku diam saja
Ketahuilah wahai dikau, aku ini pencemburu
Di usia senjamu...
Kau datangi aku dengan tangisan dan penyesalan
Meminta kepadaku untuk mengulang kembali detik demi detik yang telah terbuang
Pada saat itu aku teringat bagaimana sakitnya hatiku sa'at kau campakan
Ketahuilah wahai dikau, bahwa aku sangat pendendam
Aku ini sang waktu
Langkahku pelan merambat bagi mereka yang terbuai oleh mimpi-mimpi
Gerakku tak terukur bagi mereka yang sadar bahwa aku sang waktu tak pernah memberi ampun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar