Laman

Minggu, 24 Agustus 2014

Ibu, tahukah Kau

ibu, aku masih tetap anakmu
masih anak-anak seprti dulu
masih suka maenan dan permaenan
jika dulu maenanku pintol-pistolan atau senapan dari pelepah daun pisang
sedangkan maenanku kini persaingan yang brutal, kesempatan yang datang-pergi secepat kilat dan keadaan yang tak kenal belas kasihan.
ibu, dalam pangkuanmu aku pernah menangis karena maenanku direbut orang
kini siapapun yang merebut maenanku akan aku gilas dengan kuasaku. karena aku ibu, hidup di zaman yang tak pernah terlintas dalam pikiranmu, zaman yang tak kenal belas kasihan.
pilihanku hanya dua menyerah-kalah atau melawan-berjuang, yang bermuara pada akhir kekalahan atau keluar sebagai pemenang.
pilihanku adalah jadi pemenang atau pecundang!

_ocehanmenjelangmagrib_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar